Jakarta, 20 Mei 2026 — Di tengah hiruk-pikuk Sidang Paripurna DPR RI yang berlangsung, sebuah momen singkat namun penuh makna menarik perhatian sejumlah awak media. Presiden Prabowo Subianto terlihat menyapa dan bersalaman secara khusus dengan Rachmat Gobel, tokoh nasional,Mantan Menteri,sekaligus anggota DPR RI dari daerah pemilihan Gorontalo di barisan utama ruang sidang Paripurna.
Yang membuat momen ini istimewa bukan sekadar salam biasa. Gestur Presiden Prabowo terlihat memberikan mention khusus sambil tersenyum dan mengangguk lebih lama dari salam pada umumnya,hal ini ditafsirkan banyak pihak sebagai “mention khusus” di tengah agenda kenegaraan yang serius.
Sejak pertengahan 2025, di lorong-lorong Gedung Parlemen dan diskusi para jurnalis parlemen, sebuah kabar berulang kali muncul, Rachmat Gobel disebut-sebut masuk dalam daftar calon menteri yang akan mengisi kabinet Presiden Prabowo dimasa Reshufle. Bahkan, nama tokoh kunci disebut dalam proses ini, yaitu Wakil Ketua DPR RI periode lalu, Sufmi Dasco Ahmad yang merupakan Sahabat Rachmat Gobel saat menjabat Wakil ketua DPR RI Periode lalu.
Dasco yang dikenal sebagai sahabat lama Rachmat Gobel, disebut beberapa kali membahas peluang ini secara personal. “Pembicaraan itu sifatnya informal, tapi serius. Dasco tahu betul kapasitas Rachmat Gobel, terutama di bidang industri dan perekonomian,” ujar salah satu sumber yang enggan disebut namanya.
Berdasarkan diskusi eksklusif jurnalis Himpunan dengan salah satu Pendukung Rachmat Gobel, ajakan masuk kabinet memang benar ada. Namun saat ini Pak RG ingin Rehat Sejenak.
Di luar gedung parlemen, aspirasi publik sebenarnya cukup jelas. Banyak warga Indonesia berharap kabinet Presiden Prabowo diisi oleh figur-figur yang memiliki pengalaman nyata, kapasitas mumpuni, dan integritas. Nama Rachmat Gobel kerap muncul dalam survei informal dan diskusi publik sebagai salah satu tokoh yang layak duduk kembali di kursi menteri, terutama di bidang ekonomi dan perindustrian.
Editor: dulwahab