Sebuah komitmen kuat untuk membangun umat dan daerah melalui jalur dakwah kembali ditegaskan. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI yang juga Wakil Ketua Umum PERSIS, Atip Latipulhayat, bersama Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, bersepakat mengukuhkan peran Persatuan Islam (PERSIS) sebagai organisasi dakwah yang tak hanya berbicara, tapi juga bergerak nyata.
Kesepakatan ini mengemuka dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-V PERSIS Provinsi Gorontalo, yang digelar hangat di Aula Banthayo Lo Yiladia, Selasa (28/4/2026).
Di hadapan puluhan kader dan elemen muda, Atip Latipulhayat menekankan pentingnya pendekatan pendidikan dalam setiap seruan dakwah. Baginya, dakwah tak cukup menggema, tapi harus mencerahkan.
“PERSIS hadir untuk memberi pencerahan kepada umat Islam, terutama dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam secara benar,” ujar Atip.
Ia menambahkan, nilai rahmatan lil ‘alamin tidak boleh berhenti sebagai konsep. Harus tampak dalam keseharian.
“Yang menjadikan Islam itu rahmatan lil ‘alamin bukan hanya dengan penjelasan, tetapi dengan menghadirkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Sementara itu, Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie menyebut Muswil kali ini bukan sekadar rutinitas organisasi. Lebih dari itu, ia menilai momen ini sebagai titik strategis untuk merumuskan arah gerakan dakwah yang berdampak langsung pada pembangunan daerah.
“Musyawarah wilayah ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum strategis dalam merumuskan arah gerakan dakwah dan kontribusi nyata terhadap pembangunan umat dan daerah,” tutur Idah.
Ia juga berpesan agar kepemimpinan yang lahir dari musyawarah ini tetap berpijak pada nilai-nilai dasar keislaman, namun tak gentar menjawab tantangan zaman.
Hadir pula dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, para pengurus dan jajaran PERSIS Provinsi Gorontalo, serta sejumlah mahasiswa yang turut menyemarakkan jalannya musyawarah.