Ada kabar segar dari dunia layanan masyarakat di Gorontalo. Posyandu, yang selama ini identik dengan timbangan balita dan imunisasi, kini bertransformasi besar-besaran. Tidak lagi berjalan sendiri di sektor kesehatan, Posyandu akan menjadi pusat layanan terpadu yang mengintegrasikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Hal ini menjadi fokus utama dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina (TP) Posyandu tingkat Provinsi Gorontalo, yang digelar di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Senin (27/4/2026). Intinya? Posyandu sekarang adalah garda terdepan pelayanan dasar masyarakat.
“Posyandu sekarang tidak lagi sekadar melekat di sektor kesehatan, tetapi sudah menjadi wadah integrasi enam pelayanan dasar yang harus kita dorong bersama,” tegas Ketua Tim Penggerak Posyandu Provinsi Gorontalo, Nani Ismail Mokodongan, dengan penuh semangat.
Ia juga mengingatkan bahwa komitmen saja tidak cukup. Harus ada eksekusi nyata di lapangan.
“Yang paling penting adalah komitmen kita semua. Program ini harus segera dilaksanakan secara konkret di kabupaten dan desa, karena tanpa dukungan anggaran dan langkah nyata, hasilnya tidak akan maksimal,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris TP Posyandu Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman, membawa kabar penting: tanggal 29 April 2026 mendatang, seluruh daerah wajib menggelar layanan Posyandu serentak. Minimal dua bidang SPM harus berjalan, dan kegiatannya wajib dipublikasikan luas.
“Posyandu saat ini menjadi mitra dalam mencapai standar pelayanan minimal, sehingga diperlukan kerja sama dari seluruh OPD agar pelaksanaannya benar-benar optimal di lapangan,” ujar dr. Yana.
Tak berhenti di rapat, TP Posyandu Provinsi juga akan melakukan roadshow pembinaan dan monitoring ke seluruh kabupaten. Tujuannya, memastikan aturan dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 berjalan efektif, sekaligus mencari solusi atas kendala di lapangan.
Yang tak kalah penting, rakor ini juga membahas intervensi serius untuk penanganan stunting. Melalui desa-desa pilot project, akan ada bantuan gizi bagi balita dan peningkatan kapasitas kader Posyandu. Targetnya mulia: mewujudkan generasi Gorontalo yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama TP Posyandu kini memasang target ambisius tapi realistis: langkah konkret segera diimplementasikan di seluruh daerah. Posyandu ke depan benar-benar akan terasa sebagai pusat pelayanan masyarakat yang terintegrasi dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.