Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai serius merapikan data. Bukan tanpa alasan, data yang valid dan terukur disebut sebagai kunci utama agar kebijakan yang lahir benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Langkah ini diwujudkan lewat Workshop Penyusunan Daftar Data Prioritas Provinsi Gorontalo Tahun 2026, yang digelar di Kota Gorontalo, Selasa (28/04/2026).
Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo, Sri Wahyuni D. Matona, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah, dengan tegas menyampaikan bahwa data bukan sekadar urusan administrasi.
“Penyusunan data prioritas bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi merupakan fondasi untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.
Yang menarik, Gorontalo kini mengadopsi pendekatan bernama PENTAGON dalam memperkuat statistik sektoral. Pendekatan ini mencakup lima pilar: tata kelola data, standar dan kualitas data, sistem dan teknologi, sumber daya manusia statistik, serta pemanfaatan data. Kerennya, semua elemen ini digerakkan secara terpadu.
Target dari workshop ini jelas: menyusun daftar data prioritas daerah Tahun 2026 yang sistematis dan terukur. Datanya sendiri bersumber dari Indikator Kinerja Utama (IKU), Indikator Kinerja Kunci (IKK), dan Indikator Kinerja Daerah (IKD). Harapannya, data yang dihasilkan bisa selaras dengan kebutuhan perencanaan, penganggaran, hingga evaluasi pembangunan daerah.
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir didorong untuk mengidentifikasi, memverifikasi, dan menyepakati data prioritas. Khususnya yang mendukung pencapaian indikator pembangunan dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di sektor-sektor dasar seperti:
-
Pendidikan
-
Kesehatan
-
Pekerjaan Umum
-
Perumahan Rakyat
-
Ketentraman dan Ketertiban Umum
-
Perlindungan Masyarakat
Tak ketinggalan, penguatan integrasi data melalui Portal Satu Data Daerah dan dashboard eksekutif juga jadi perhatian. Langkah ini untuk meningkatkan aksesibilitas dan transparansi data, sekaligus mendukung kebijakan nasional Satu Data Indonesia di tingkat daerah.
Pemerintah Provinsi Gorontalo optimistis, dengan sinergi semua pihak, penguatan data statistik sektoral dan pemenuhan SPM bisa berjalan optimal. Dampaknya? Pelayanan publik meningkat, dan kesejahteraan masyarakat pun ikut terdongkrak.
Workshop ini dihadiri oleh perwakilan seluruh OPD di lingkungan Pemprov Gorontalo. Semua kompak, siap membenahi data dari hulu ke hilir.