Editorial:
Gorontalo – Sejumlah media online yang selama ini dikenal dekat dengan Partai NasDem dan Gerindra serta aktif meliput kegiatan anggota legislatif (aleg) dari kedua partai itu kini terdepak dan tidak diperpanjang kontraknya oleh Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo. Langkah ini dinilai janggal dan bernuansa politis, terlebih momentumnya terjadi menjelang Pemilu 2029.
Yang menjadi lucu adalah hanya dari kedua warna media ini yang terdepak,sedangkan Media Yg terlihat Condong ke warna lain mendapat dan masih melanjutkan kontraknya.
hingga saat ini beberapa media itu tak mengerti alasan mengapa medianya tak berlanjutnya kontraknya,padahal selama ini telah berkontribusi lama untuk kemajuan pemberitaan DPRD Gorontalo.
Kontroversi ini menambah panjang daftar polemik hubungan DPRD Gorontalo dengan insan pers. Komunitas-Komunitas insan PERS menyayangkan akan kondisi ini,karna nuansa yg cenderung Politis dan Gelap abu abu bisa merusak Ekosistem pertumbuhan kehidupan Dunia Pers