Jakarta – Gubernur Gorontalo, Dr. Gusnar Ismail, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Singgah Rujukan Medis Provinsi Gorontalo yang terletak di Jakarta, sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap warganya yang sedang menjalani pengobatan di ibu kota.

Rumah singgah yang terletak di Kantor Badan Penghubung Provinsi Gorontalo, Jalan Salemba Tengah No. 29, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, ini merupakan fasilitas pendukung bagi pasien rujukan asal Gorontalo untuk tempat tinggal sementara selama menjalani perawatan di rumah sakit-rumah sakit di Jakarta.
Dalam kunjungannya, Gubernur Gusnar menyempatkan diri untuk berbincang langsung dengan sejumlah pasien asal Gorontalo yang tengah menempati fasilitas tersebut.
Salah satu pasien yang mendapat perhatian khusus adalah seorang warga asal Kabupaten Pohuwato yang sedang mendampingi anaknya menjalani pengobatan operasi jantung. Diketahui, hingga saat ini Provinsi Gorontalo belum memiliki rumah sakit khusus yang melayani operasi jantung anak, sehingga pasien dengan kasus tersebut harus dirujuk ke Jakarta yang memiliki fasilitas kesehatan lebih lengkap.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Gusnar Ismail mendengarkan secara saksama keluhan dan harapan dari para pasien serta keluarga pendamping. Ia memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Gorontalo akan terus berupaya meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, tidak hanya melalui fasilitas rujukan di luar daerah tetapi juga dengan terus mendorong peningkatan fasilitas kesehatan di Gorontalo.
Gubernur juga menegaskan bahwa pemanfaatan kamar singgah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan pasien tidak hanya mendapatkan layanan medis yang optimal, tetapi juga dukungan sosial selama menjalani pengobatan di luar daerah. Fasilitas yang memiliki kapasitas dua kamar ini diharapkan mampu mengurangi beban non-medis yang selama ini kerap menjadi kendala bagi pasien, terutama terkait biaya dan akses hunian.
Selain di Jakarta, Pemerintah Provinsi Gorontalo juga telah menyediakan rumah singgah pasien di Makassar dan Manado, sebagai upaya memperluas jangkauan layanan bagi pasien rujukan ke berbagai daerah tujuan pengobatan.
Kunjungan Gubernur Gusnar Ismail ini sekaligus menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap warganya yang sedang berjuang melawan penyakit, serta komitmen untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.