Opini,Editorial: Alvian Mato.
Menurut Alvian Mato SH, Sepertinya walikota Gorontalo sementara mencari pembenaran atas kecerobohannya membongkar eks rumah jawatan kantor pos sebagai cagar budaya?.
Hal ini di tulis oleh media online R.gol untuk menanggapi banyaknya pemberitaan tentang pernyataan menteri kebudayaan Fadli Zon saat menyoroti dengan keras sikap walikota yang bersikukuh membongkar eks rumah jawatan kantor pos.
Dalam pemberitaannya, seolah olah kemarahan menteri kebudayaan Fadli Zon atas pembongkaran eks rumah jawatan kantor pos merupakan campur tangan gubernur Gorontalo yang sebelumnya telah bertemu dengan menteri kebudayaan.
Menanggapi pemberitaan tersebut, juru bicara Gubernur Gorontalo, Dr. Alvian Mato memberikan sanggahan atas pernyataan tersebut. Ia menuturkan bahwa
“Pembongkaran eks rumah jawatan kantor pos itu murni masalah hukum, prosesnya pun sudah naik tahap sidik, Gubernur tidak memiliki kewenangan dalam persoalan cagar budaya tersebut,
Advokat ini juga menambahkan bahwa baiknya walikota fokus untuk menghadapi proses hukum yang sementara berjalan di Polda Gorontalo. Jika ini bentuk kelalaian walikota, baiknya jangan mencari kambing hitam untuk mempersalahkan orang lain”
Gubernur bertemu dengan menteri kebudayaan murni untuk memperjuangan H.B Yasin dan dr. aloe saboe sebagai pahlawan nasional.