Hari Jumat (24/4/2026) pagi itu, halaman Kantor Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Gorontalo berubah jadi lapangan kebersamaan. Ratusan anggota Tagana (Taruna Siaga Bencana) se-Gorontalo berdiri tegap dalam apel siaga. Mereka tengah memperingati hari ulang tahunnya yang ke-22, sekaligus meneguhkan komitmen sebagai garda terdepan penanggulangan bencana.
Apel siaga dipimpin langsung oleh Gubernur Gusnar Ismail. Tahun ini, Tagana mengusung tema penuh makna: “22 Tahun Mengabdi Satu Sinergi untuk Ketangguhan Negeri”.
Di hadapan para relawan tangguh ini, Gusnar tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
“Selamat ulang tahun Tagana yang ke-22. Peringatan ulang tahun Tagana tahun ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kapasitas, memperluas kolaborasi, dan menjaga marwah kerelawanan dalam membangun jiwa kebersamaan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar ucapan selamat, Gubernur memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas kerja keras dan semangat pengabdian para anggota Tagana.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Tagana,” katanya dengan penuh haru.
Selalu Pertama di Lokasi Bencana, dari Aceh hingga Sumatera Barat
Gusnar menyoroti satu fakta yang membuat Tagana Gorontalo begitu istimewa: mereka selalu menjadi yang pertama tiba di lokasi bencana, baik di dalam maupun luar daerah.
“Saya merasa bangga atas nama besar Tagana Gorontalo yang selalu berkiprah terdepan ketika terjadi bencana nasional, terakhir di Aceh dan Sumatera Barat. Ketika terjadi bencana, semua anggota Tagana adalah orang yang pertama berada di lokasi,” ungkap Gusnar dengan nada kagum.
“Ini menunjukkan kepeloporan Tagana, semangat tanpa pamrih dan senantiasa berada di tengah suasana tidak normal yang tidak bisa dilakukan oleh semua orang.”
Namun, Gusnar juga mengingatkan bahwa tugas Tagana tak hanya saat bencana datang. Mereka juga harus aktif melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk mencegah terjadinya bencana. Pencegahan, kata dia, jauh lebih penting daripada sekadar merespons.
Usai Apel, Langsung Gerakan ASRI: Bersih-bersih Bersama Wagub Idah
Tak berhenti di apel siaga, acara dilanjutkan dengan Gerakan Indonesia ASRI. Gubernur bersama seluruh peserta apel turun langsung membersihkan ruas jalan di sekitar Kantor Dinas Sosial dan Dukcapil.
Tampak pula Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie turut serta bergotong royong, bersama pimpinan OPD Provinsi Gorontalo, pimpinan instansi vertikal, serta para kepala dinas kabupaten/kota.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan begitu terasa. Di usia ke-22, Tagana Gorontalu bukan hanya merayakan perjalanan panjang pengabdian, tapi juga menunjukkan bahwa mereka selalu siap siaga—kapan pun, di mana pun, untuk siapa pun yang membutuhkan.