GORONTALO, 24 April 2026 – Menjelang Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan 2026, geliat ekonomi dan teknologi di Gorontalo kian menarik. Kabar terbaru, pengusaha nasional sekaligus pemerhati teknologi,pertanian dan pangan, Rachmat Gobel, dipastikan akan mendatangkan teknologi asal Jepang untuk didedikasikan pada perhelatan akbar yang berlangsung 20-25 Juni 2026 di Limboto Kabupaten Gorontalo.
Kepastian itu disampaikan Ketua Panitia Pelaksana PENAS 2026, Mario Mulyono, dalam rapat koordinasi bersama Gubernur Gorontalo, Dr. Gusnar Ismail, Jumat (24/4/2026). Rapat yang digelar di Rudis Gubernur tersebut salah satunya membahas kesiapan pameran teknologi dan produk Pangan unggulan.Pembukaan Spektakuler akan dilaksanakan di GOR David-Tony,Limboto.
Acara pembukaan PENAS 2026 direncanakan berlangsung megah di Limboto . Seluruh rangkaian pembukaan akan dipusatkan di area tersebut sebelum akhirnya kegiatan pameran dan temu usaha menyebar ke beberapa titik di Limboto.
Stand Pameran Teknologi Pertanian Hampir Penuh, UMKM,Ekraf Mulai Siapkan Stok
Mario Mulyono melaporkan bahwa dari total 300 an lebih stand pameran berskala nasional yang telah disiapkan panitia, saat ini sudah sekitar 270 stand telah terisi. Stan-stan tersebut akan diisi oleh pameran teknologi pertanian modern, produk pangan olahan, inovasi perikanan, hingga aneka hasil bumi dari berbagai provinsi di Indonesia.
Dengan rentang waktu 20-25 Juni 2026, panitia memprediksi puncak kunjungan dan transaksi UMKM akan terjadi pada hari ke-4 hingga penutupan. Produk-produk seperti kopi Gorontalo, Kue Gorontalo,kacang sangrai khas Limboto, dan kerajinan anyaman Kopiah dan Kain Karawo diperkirakan menjadi primadona.
Dengan persiapan yang sudah 90 persen dan dukungan teknologi dari tokoh nasional seperti Pak Rachmat Gobel, Panitia optimis PENAS 2026 menjadi yang terbaik sepanjang sejarah,