Editorial:
Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Gorontalo saat ini berada di persimpangan penting. Di tengah pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6,07 persen dan lonjakan ekspor hingga 41 persen, organisasi ini membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya memahami dunia usaha, tetapi juga memiliki visi, jaringan, dan keberpihakan nyata kepada pelaku usaha kecil. Aldi Andalan Uloli hadir sebagai figur yang dinilai paling tepat untuk mengemban amanah tersebut. Setidaknya ada lima alasan utama mengapa Aldi Uloli sangat cocok memimpin Kadin Gorontalo.
Pengalaman Organisasi yang Mumpuni
Aldi Uloli bukanlah sosok baru dalam organisasi kewirausahaan. Lebih dari 15 tahun ia aktif berkiprah di Kadin dan HIPMI . Pada 2011, ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Tetap Pertambangan Batu Bara Kadin Indonesia . Sejak 2010, ia aktif di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) DKI Jakarta, dan kini tercatat sebagai pengurus di Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI .
Pengalaman panjang ini membentuk pemahaman mendalam tentang dinamika organisasi dan dunia usaha. Dalam forum Bedah Visi-Misi yang digelar para senior Kadin, Aldi berhasil melewati serangkaian ujian kritis,mulai dari strategi penguatan organisasi hingga rencana peningkatan kontribusi terhadap PDRB daerah . Para senior pun semakin yakin dan percaya atas kapasitasnya .
Jejaring Nasional yang Luas
Salah satu modal terbesar Aldi adalah jaringan bisnisnya yang meluas hingga tingkat nasional . Selama berkarier di Jakarta, ia membangun relasi dengan berbagai pemangku kepentingan di pusat. Jaringan ini bukan sekadar nama, melainkan pintu nyata untuk membuka peluang investasi dan kolaborasi bisnis bagi Gorontalo .
Aldi berkomitmen untuk “membawa pulang” jejaring tersebut demi kemajuan daerah,Kampung Halamannya,di Tanah Leluhurnya. Ia optimistis dapat menghadirkan arus investasi baru di berbagai sektor, mulai dari industri kreatif, UMKM, hingga energi terbarukan . Dengan kata lain, kepemimpinan Aldi akan menjadikan Kadin Gorontalo tidak lagi terisolasi, tetapi terhubung dengan ekosistem usaha nasional.
Keberpihakan Nyata kepada UMKM
Meskipun memiliki pengalaman di tingkat pusat, Aldi tetap membumi. Ia dikenal sering turun langsung menemui pelaku UMKM di pasar-pasar tradisional, seperti di Pasar Sentral, Andalas, hingga Pasar Bunga, untuk mendengar langsung tantangan yang mereka hadapi . Baginya, UMKM adalah “jantung ekonomi Gorontalo” yang harus dijaga detaknya agar semakin kuat .
Aldi memahami bahwa 97 persen pelaku usaha di Gorontalo adalah UMKM . Karena itu, program-program yang ia tawarkan sangat konkret seperti digitalisasi usaha, pelatihan kewirausahaan, akses permodalan, hingga perluasan pasar ke tingkat nasional dan internasional . Ia mengajak anak muda Gorontalo untuk berani memulai usaha: “Yang penting bergerak dulu, mulai dengan apa yang ada” .
Pendekatan Profesional dan Kolaboratif
Berbeda dengan kontestasi organisasi yang kerap diwarnai politik praktis, Aldi tampil dengan pendekatan profesional . Ia tidak mengandalkan dukungan politik, melainkan konsep terukur dan solusi nyata. Visinya jelas,menjadikan Kadin sebagai mitra strategis pemerintah, bukan sekadar organisasi seremonial .
Bukti nyata pendekatan kolaboratif ini terlihat dari safari silaturahminya ke berbagai daerah. Ia bertemu dengan Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel,Gubernur Gorontalo Dr Gusnar Ismail, Wakil Gubernur,Ida Sahidah RH, Walikota Gorontalo Adhan Dambea,Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjanah Hasan Yusuf, hingga Wakil Bupati Gorontalo Tonny Junus . Dalam setiap pertemuan, yang dibahas bukan politik praktis, melainkan gagasan konkret tentang penguatan UMKM dan peningkatan daya saing daerah . Para pemimpin daerah pun menyambut positif semangat kolaborasi ini .
Dukungan Luas dari Berbagai Elemen
Keyakinan atas kapasitas Aldi tidak hanya datang dari dirinya sendiri. Sejumlah konsorsium lembaga masyarakat, seperti Lembaga Pengawas Pemerintah Provinsi Gorontalo (LP3G), Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN), dan Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU), menyatakan dukungan penuh . Para pengurus Kadin di tingkat kabupaten/kota juga turut mendukung .
Ketua LP3G, Deno Djarai, menilai Aldi hadir dengan visi ekonomi yang berbeda, berpengalaman, dan memiliki jaringan bisnis luas hingga tingkat nasional . Sementara Ketua LPNU, Afandi Djafar, menekankan bahwa Aldi memiliki kapasitas membangun ekonomi, paham berorganisasi, serta sering mendampingi UMKM . Dukungan dari tokoh senior seperti Jasin Mohammad semakin mempertegas bahwa Aldi adalah figur yang tepat untuk memimpin Kadin Gorontalo .
Aldi Uloli adalah sosok yang memenuhi kriteria pemimpin ideal untuk Kadin Gorontalo, berpengalaman, berjejaring luas, berpihak pada UMKM, profesional, dan didukung oleh berbagai elemen. Ia tidak sekadar membawa visi, tetapi juga solusi nyata dan jaringan yang siap diaktualisasikan.
Di saat Gorontalo membutuhkan percepatan transformasi ekonomi, kepemimpinan Aldi di Kadin akan menjadi katalis yang menghubungkan potensi daerah dengan peluang nasional. Dengan energi muda, pengalaman matang, dan komitmen kuat, Aldi Uloli sangat Kontekstual dengan semangat Zaman,sebuah pilihan tepat untuk membawa Kadin Gorontalo menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berdaya saing global.