????????????????????????????????????
Dua daerah bertetangga akhirnya duduk bersama menggagas kerja sama yang tak biasa. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menerima Bupati Parigi Moutong (Parimo) Erwin Burase di rumah jabatan gubernur, Selasa (28/4/2026). Hasilnya? Tiga sektor strategis siap digarap bareng: pertanian, peternakan, dan pendidikan.
Yang paling menggiurkan ada di sektor pertanian. Kabupaten Parimo, yang dikenal sudah punya pasar ekspor, siap membantu Gorontalo mengembangkan dan memasarkan durian lokalnya.
“Duriand di Randangan itu prototipe dan jenisnya pasti sama dengan Parimo. Tapi kita harus mengikuti branding yang sudah mereka bangun karena mereka sudah punya pasar ekspor. Ini kesempatan kita membuka pasar. Sebaliknya, untuk jagung mereka masuk ke sini,” jelas Gusnar dengan semangat.
Untuk peternakan, Gorontalo mengusulkan hilirisasi ayam terintegrasi. Saling mengisi, saling untung.
Mengapa kerja sama ini penting? Bupati Erwin Burase menjelaskan, di tengah efisiensi anggaran saat ini, memaksimalkan potensi daerah adalah pilihan paling cerdas.
“Parimo dan Gorontalo adalah daerah yang berdampingan dengan kondisi geografis dan sosial ekonomi masyarakat yang hampir sama,” kata Erwin.
Namun, sektor pendidikan jadi yang paling personal. Erwin mengungkapkan, setiap tahun lebih dari seribu anak-anak Parimo memilih berkuliah di Gorontalo. Fakta ini yang mendorong Parimo segera menandatangani nota kesepahaman dengan sejumlah universitas di Gorontalo.
“Rata-rata anak Parimo kuliahnya di Gorontalo. Oleh karena itu, dalam waktu dekat kami akan melakukan MoU dengan beberapa universitas, termasuk membangun asrama mahasiswa di Gorontalo,” pungkas Erwin.
Kolaborasi lintas provinsi ini diharapkan segera membawa manfaat nyata: durian tembus ekspor, ayam terintegrasi, dan mahasiswa Parimo nyaman belajar di Gorontalo.