Gorontalo – Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan ke-XVI tahun 2026 telah Resmi dibuka dengan khidmat dan tengah berlangsung di Provinsi Gorontalo. Acara yang menjadi agenda besar sektor pertanian dan perikanan ini mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat, ditandai dengan kehadiran Wakil Presiden RI, Bapak Gibran Rakabuming Raka, pada upacara pembukaan.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail mengungkapkan bahwa persiapan telah dilakukan jauh hari secara matang melalui koordinasi lintas kementerian, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Rapat rutin digelar untuk menyelaraskan teknis pembukaan hingga seluruh rangkaian acara, guna memastikan PENAS 2026 berjalan sukses.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, pembukaan berlangsung lancar. Kami bersyukur atas dukungan penuh dari pemerintah pusat,” ujar Gusnar Ismail dalam keterangan persnya, Selasa (23/6).
Puncak Acara dan Kehadiran Presiden
Memasuki puncak pelaksanaan, panitia kini tengah memaksimalkan seluruh aspek, mulai dari kesiapan lokasi, partisipasi peserta, hingga fasilitas pendukung. Kabar baiknya, jika tidak ada perubahan jadwal, Presiden RI Bapak Prabowo Subianto dijadwalkan kembali hadir di Gorontalo untuk menutup rangkaian agenda akbar tersebut.
Kehadiran Presiden dan Wakil Presiden dinilai sebagai bentuk kehormatan sekaligus kepercayaan besar bagi masyarakat Gorontalo. Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang unjuk potensi, tetapi juga pendorong utama bagi kemajuan daerah di sektor pertanian dan perikanan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama petani dan nelayan, untuk menjadikan PENAS 2026 sebagai langkah strategis memperkuat daya saing Gorontalo. Ini adalah kesempatan kita bersama agar pembangunan berorientasi pada kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah yang berkelanjutan,” tandas Gubernur Gusnar.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan tema yang mengangkat semangat produktivitas dan inovasi, PENAS 2026 diharapkan meninggalkan jejak nyata bagi peningkatan taraf hidup pelaku utama pertanian dan perikanan di Gorontalo, sekaligus memperkokoh posisi daerah sebagai lumbung pangan nasional.
Antusiasme peserta dari berbagai daerah turut mewarnai gelaran ini, menunjukkan bahwa sinergi nasional dalam membangun sektor pertanian dan perikanan semakin kuat. Gorontalo pun siap mencatatkan sejarah baru sebagai tuan rumah yang sukses menyelenggarakan ajang prestisius bagi para petani dan nelayan Indonesia.
Bagi Gorontalo, PENAS 2026 bukan sekadar ajang seremonial. Ini adalah pintu masuk bagi penguatan daya saing daerah, peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan, serta langkah nyata mewujudkan Gorontalo sebagai lumbung pangan nasional. Kehadiran pemimpin tertinggi negara menjadi bukti kepercayaan sekaligus cambuk bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak maju.