Editorial:
Jepang – Gubernur Gorontalo, Dr. Gusnar Ismail, secara resmi membuka peluang baru bagi mahasiswa Gorontalo untuk menimba ilmu di Jepang. Program pendidikan kolaboratif ini merupakan buah matang dari kerja sama yang telah lama dibina antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Prefektur Ehime, Jepang.
Kunjungan Gubernur Gorontalo Dr Gusnar Ismail beberapa hari lalu ke Ehime Jepang yang dilakukan usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah dengan Presiden Prabowo di Jakarta,dan setelah itu mendapat izin resmi Kementerian Dalam Negeri, hal ini menjadi titik penting dalam mempercepat realisasi komitmen bersama. Langkah ini dinilai bukan sekadar kunjungan diplomatis, melainkan aksi strategis untuk mewujudkan peluang nyata bagi Pembangunan Sumber daya Manusia,khususnya untuk generasi muda Gorontalo.
Dalam keterangannya, Dr Gusnar Ismail menjelaskan bahwa ada beberapa hal strategis yang dimatangkan bersama Gubernur Perfekture Ehime Jepang tersebut.
“Kolaborasi dalam pembangunan Gorontalo kedepan harus dilakukan, hal strategis yang dibahas adalah mematangkan kerjasama pengelolaan sampah, pengiriman mahasiswa untuk belajar di Jepang dan potensi pengiriman tenaga kerja dibidang pertanian dan perikanan”. Ujarnya.
Dr Gusnar Ismail dihadirkan untuk menjadi pembicara utama pada Seminar International City to City Collaboration for Zero Carbon Society 2026 yang dihadiri oleh berbagai delegasi negara yang memiliki komitmen terhadap zero emisi pengurangan karbon di dunia yang bertempat di ANA Crown Plaza Hotel, Matsuyama, Rabu (05/02/2026).
Kolaborasi antara Provinsi Gorontalo dan Ehime Jepang ini menunjukkan bahwa peluang pendidikan global dapat diraih melalui kemauan politik yang kuat dan diplomasi yang gigih. Setiap mahasiswa yang berangkat diharapkan menjadi duta yang membawa semangat membangun Gorontalo, dan pulang membawa “ilmu yang mencerahkan” untuk mengukir keunggulan daerah di kancah global.
Program ini diyakini tidak hanya menutup ketertinggalan, tetapi juga mulai mengukir masa depan baru bagi Gorontalo melalui penguatan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing internasional.