Menjelang akhir tahun 2025, sebuah kabar menggembirakan datang dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Beliau akan mengucurkan anggaran fantastis sebesar Rp1,2 triliun untuk program hilirisasi ayam terintegrasi. Program ini bertujuan untuk membangun 336 unit industri ayam baru, yang mencakup pembangunan rumah potong hewan, pabrik pakan ternak, serta pabrik ayam broiler dan pullet. Langkah ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Gorontalo, Dr Gusnar Ismail telah bekerja dengan tekun selama hampir sepuluh bulan Dalam kesunyian, Gubernur Gusnar berupaya meyakinkan Pemerintah Pusat bahwa Gorontalo adalah daerah strategis dalam menunjang program-program nasional. Keputusan untuk menginvestasikan triliunan rupiah di daerah ini tidak dapat dipisahkan dari dedikasi dan upaya nyata yang dilakukan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Gorontalo.
“Dipilihnya Gorontalo dari 13 provinsi sebagai daerah yang mendapat kepercayaan Presiden Prabowo dengan anggaran Rp1,2 triliun adalah hasil dari kerja keras kita semua untuk mensejahterakan rakyat Gorontalo,” ungkap Gusnar Ismail dalam pertemuan daring dengan Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian pada Rabu, 31 Desember 2025.
Pencanangan program hilirisasi ayam terintegrasi dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari 2026, dengan Provinsi Gorontalo sebagai lokasi tahap pertama yang dipilih langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini diharapkan bukan hanya akan meningkatkan industri peternakan ayam, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.