Editorial:
Dinamika politik di Provinsi Gorontalo kembali diwarnai pernyataan kontroversial dari Sekretaris DPD I Partai Golkar, Ghalieb Lahidjun, yang menyatakan bahwa Gubernur Gusnar Ismail “tidak punya manfaat untuk rakyat, begitu pula untuk partai”. Pernyataan yang disampaikan di tengah isu keretakan koalisi ini tentu saja tidak sesuai dengan fakta dan realitas yang ada. Justru, di bawah kepemimpinan Dr. Gusnar Ismail, Provinsi Gorontalo telah mencatat berbagai kemajuan signifikan di berbagai sektor. Sejak awal Menjabat, sudah ada sekitar 20 an Menteri yang datang ke Gorontalo dan Presiden Prabowo Subianto pun telah 2 kali datang ke Provinsi Gorontalo.
Sebagai bagian dari dinamika politik, pernyataan Ghalieb Lahidjun yang menyebut kepemimpinan Gusnar Ismail “tidak bermanfaat” perlu dikaji secara kritis. Apakah penilaian tersebut mencerminkan kepentingan politik sesaat, ataukah benar-benar berdasar pada fakta kinerja? Rapat fraksi yang memutuskan hubungan koalisi memang merupakan hak politik partai, namun menilai seluruh kinerja pemerintah provinsi Gorontalo dalam hal ini Gubernur Gusnar ismail hanya dari kacamata hubungan kemitraan adalah tindakan yang kurang objektif.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa hampir dua tahun kepemimpinan Gusnar Ismail justru diwarnai berbagai terobosan program dan penghargaan tingkat nasional untuk Provinsi Gorontalo.
Lima Program Unggulan sebagai Fondasi Pembangunan
Sejak awal masa kepemimpinannya, Gubernur Gusnar Ismail telah menetapkan lima program unggulan yang menjadi pilar pembangunan Gorontalo:
1. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) – Menjadi fondasi utama pembangunan jangka panjang.
2. Agromaritim – Mencakup sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
3. Pengembangan UMKM – Mendorong ekonomi kerakyatan berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah.
4. Pariwisata – Mengembangkan potensi wisata daerah.
5. Infrastruktur – Membangun konektivitas dan akses dasar bagi masyarakat.
Kelima program ini bukan sekadar wacana, melainkan telah direalisasikan dengan berbagai capaian yang terukur.
Di sektor ekonomi, kepemimpinan Gusnar Ismail berhasil mencatatkan prestasi yang menggembirakan. APBD Provinsi Gorontalo yang pada awal pembentukan hanya Rp52,5 miliar, kini melonjak tajam menjadi Rp1,75 triliun di tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi juga menunjukkan tren positif dengan realisasi investasi mencapai Rp4,05 triliun, menempatkan Gorontalo di peringkat tujuh nasional. Angka kemiskinan terus menurun dari 15 persen menjadi 13,78 persen pada 2024, lalu turun kembali ke 13,24 persen di tahun 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat signifikan dari 64,1 menjadi 72,01 pada 2024.
Penghargaan Nasional sebagai Bukti Kinerja
Pencapaian Gubernur Gusnar Ismail tidak luput dari pengakuan di tingkat nasional. Beberapa penghargaan bergengsi yang berhasil diraih antara lain:
· Penurunan Stunting Tertinggi secara Nasional – Gorontalo menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang mengalami penurunan stunting sebesar 3,1 persen dalam satu tahun (dari 26,9% pada 2023 menjadi 23,8% pada 2024).
· Peringkat II TPID Provinsi Berkinerja Terbaik – Atas keberhasilan mengendalikan inflasi di angka 2,21%, lebih rendah dari inflasi nasional yang mencapai 2,72%.
· Lima Besar Indonesia’s SDGs Action Awards 2025 –
Pengakuan atas komitmen pembangunan berkelanjutan.
· Peringkat I Cakupan BPJS Ketenagakerjaan se-Sulawesi.
· Penghargaan Karisma Event Nusantara (KEN) 2025 dari Kementerian Pariwisata.
Program Kerakyatan yang Menyentuh Langsung Masyarakat
Di luar angka-angka makro, Gubernur Gusnar Ismail juga gencar menjalankan program-program yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat:
· Bantuan Benih Jagung Rp6,4 Miliar – Menyalurkan 105 ton benih jagung untuk 7.000 hektare lahan yang menjangkau 16 kecamatan, 92 desa, 213 kelompok tani, dan 5.853 petani.
· Penyaluran BPJS Ketenagakerjaan – Menunaikan janji kampanye dengan menyerahkan kartu BPJS kepada 321 pekerja rentan di Asparaga dan terus memperluas cakupan Universal Coverage Jamsostek (UCJ).
· Bantuan UMKM – Menyalurkan bantuan bahan produksi senilai Rp1,9 miliar untuk 1.945 pelaku UMKM.
· Bantuan Sosial – Menyerahkan bansos total Rp1,056 miliar pada perayaan HUT ke-25 Gorontalo.
· Program Pangan Murah & Operasi Pasar – Menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat melalui pasar murah bersubsidi dan gerakan pangan murah.
Di sektor infrastruktur, pemerintahan Gusnar-Idah terus mempercepat pembangunan jalan, termasuk perbaikan tiga ruas jalan kritis di Kota Gorontalo. Pembangunan GORR (Gorontalo Outer Ring Road) dan perluasan jaringan listrik serta energi terbarukan terus diupayakan untuk mendorong aktivitas ekonomi hingga ke pedesaan.
Berdasarkan fakta dan data yang terpapar, pernyataan Ghalieb Lahidjun yang menyebut Gubernur Gusnar Ismail tidak memiliki manfaat bagi rakyat Gorontalo adalah narasi yang kurang dan tidak berdasar. Berbagai program unggulan, capaian ekonomi yang signifikan, penghargaan nasional, serta program-program kerakyatan yang menyentuh langsung masyarakat menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan Gusnar-Idah telah memberikan dampak positif bagi Provinsi Gorontalo.
Dinamika politik dan perbedaan penilaian adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, menilai kinerja kepala daerah hendaknya didasarkan pada data dan fakta objektif, bukan semata-mata karena kepentingan politik sesaat. Rakyat Gorontalo telah merasakan sendiri manfaat dari berbagai program yang dijalankan, dan capaian-capaian yang telah diukir menjadi saksi bahwa Dr. Gusnar Ismail adalah pemimpin yang sedang bekerja nyata untuk kemajuan Rakyat dan Gorontalo.
hingga akhir tahun 2026, setidaknya Sekitar 20 an menteri dan wakil menteri telah berkunjung ke Provinsi Gorontalo di era kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail.
Berikut adalah daftar dan jadwal kunjungan Para Menteri dan Wamen Sejak Gubernur Gusnar Ismail Menjabat Tahun 2025 .
· Fahri Hamzah (Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman): 25 Februari 2025
· Sakti Wahyu Trenggono (Menteri Kelautan dan Perikanan): 29 April 2025
· Brian Yuliarto (Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi): 3 Mei 2025
· Abdul Mu’ti (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah): 11 Juni 2025
· Yandri Susanto (Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal): 17 Juni 2025
· Ahmad Riza Patria (Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal): 17 Juni 2025
· Bahlil Lahadalia (Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral): 27 Juli 2025
· Teuku Riefky Harsya (Menteri Ekonomi Kreatif): 27 September 2025
· Ni Luh Puspa (Wakil Menteri Pariwisata): 27 September 2025
· Muhaimin Iskandar (Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat): 8 Oktober 2025
· Veronica Tan (Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak): 8 Oktober 2025
· Fadli Zon (Menteri Kebudayaan): 15 Oktober 2025
-Menteri Hukum, Andi Agtaz, tahun 2025.
· Donny Ermawan (Wakil Menteri Pertahanan): 6 November 2025
-Menteri Pertanian ,Amran Suleman, tahun 2025-2026
-Menteri HAM, Natalius Pigai, tahun 2026.
-Menteri PU infrastruktur, Anggodo Wijaya, tahun 2026
-Menteri Perhubungan,Dudi Prwagandi, Tahun 2026.
-Presiden Prabowo Subianto,Tahun 2026,
-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,tahun 2026.
-Kapolri, Tahun 2026
-Menhan ,Sjafri Syamsudin, tahun 2026.
-Kasad, tahun 2026.
-Chaterize-Gobel Group, Tahun 2026.
Berikut daftar Ketua Komisi DPR RI yang telah berkunjung ke Gorontalo pada 2025 dan 2026.
Kunjungan Tahun 2025
· Komisi II DPR RI: M. Rifqinizamy Karsayuda . Kunjungan kerja pada 17 Juli 2025 untuk membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Kabupaten dan Kota Gorontalo.
· Komisi IX DPR RI: (Ketua Tim Kunjungan Kerja) Nihayatul Wafiroh . Kunjungan pada 11 Agustus 2025 untuk membahas isu kesehatan, ketenagakerjaan, dan stunting.
Kunjungan Tahun 2026
· Komisi III DPR RI: Ir. Bambang Wuryanto, M.B.A. . Melakukan kunjungan kerja pada April, Juni, dan Agustus 2026, antara lain ke Polda dan Pengadilan Tinggi Gorontalo.