GORONTALO – Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan ke-17 yang akan berlangsung pada 20–25 Juni 2026 diprediksi menjadi agenda yang sangat meriah, penuh makna, dan spektakuler. Antusiasme peserta dari berbagai daerah terus mengalir, menjadikan even empat tahunan ini sebagai ajang unggulan sektor pertanian dan kelautan nasional.
Berdasarkan konfirmasi terbaru dari panitia pelaksana, hingga saat ini sudah 18.000 peserta yang telah mengonfirmasi kehadiran mereka,Hal ini disampaikan Bupati Kabgor,Sofyan Puhi, disela acara Sosialisasi 4 pilar di desa Petani Yosonegoro Kabgor dengan Rachmat Gobel, angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan semakin dekatnya hari pelaksanaan.

Tidak hanya sebagai ajang pameran teknologi dan hasil bumi, PENAS 2026 juga diyakini membawa banyak manfaat langsung bagi masyarakat Gorontalo. Mulai dari terbukanya peluang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal, serapan tenaga kerja jasa sementara, promosi potensi wisata daerah, hingga peningkatan ekonomi kreatif selama penyelenggaraan acara.
Salah satu kunci semangat dan optimisme panitia adalah komitmen nyata dari tokoh nasional asal Gorontalo, Rachmat Gobel. Keikutsertaannya dalam membantu menyukseskan PENAS agar berjalan sukses, meriah, dan berkesan menjadi suntikan motivasi besar bagi seluruh jajaran kepanitiaan.
Rachmat Gobel Turun langsung dalam meninjau kekurangan fasilitas yang ada, tambahan fasilitas penunjang acara sedang dalam tahap pengerjaan dan diprediksi akan selesai dalam waktu dekat,
Fasilitas tambahan tersebut meliputi penataan kawasan wisata sekitar lokasi acara, area istirahat yang representatif, serta sejumlah elemen estetika yang akan membuat suasana PENAS semakin hidup dan nyaman bagi peserta.
Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, termasuk dukungan penuh dari berbagai stakeholder dan pemerintah daerah, PENAS 2026 di Gorontalo diyakini akan menjadi edisi paling berkesan dalam sejarah penyelenggaraannya.
