Editorial:
Sebagai sebuah entitas fiskal, pencapaian target anggaran seringkali menjadi tolok ukur kesinambungan pembangunan. Dalam konteks ini, Provinsi Gorontalo menunjukkan performa yang patut dicatat pada tahun anggaran 2025. Berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) konsolidasi yang mencakup periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025, realisasi pendapatan daerah provinsi tersebut tidak hanya berhasil melampaui target yang telah ditetapkan, tetapi juga menempatkannya pada posisi yang terhormat dalam peta fiskal nasional.
Dengan realisasi mencapai 99,27 persen dari target APBD, Gorontalo berhasil menduduki peringkat keempat secara nasional dalam capaian kinerja pendapatan daerah. Pencapaian ini menempatkan provinsi ini dalam barisan daerah dengan pengelolaan fiskal yang patut diperhitungkan. Di atasnya, Provinsi Bali memimpin dengan realisasi tertinggi sebesar 109,78 persen, disusul oleh Kalimantan Selatan dengan 102,66 persen, dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang mencapai 99,54 persen. Posisi keempat Gorontalo ini bukan sekadar angka statistik, melainkan sebuah indikator atas efektivitas tata kelola keuangan daerah dan potensi ekonomi lokal yang mulai terkonsolidasi dengan baik.
keberhasilan fiskal Gorontalo pada tahun 2025 dapat dibaca sebagai sebuah titik terang dalam narasi pembangunan daerah. Capaian ini tidak hanya merefleksikan ketepatan dalam perencanaan dan eksekusi anggaran, tetapi juga menyiratkan adanya momentum positif yang dapat menjadi landasan bagi percepatan kesejahteraan masyarakat di periode-periode anggaran selanjutnya.
Data berbicara, dibawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail, Provinsi Gorontalo kini berada di rel yang semakin baik, on the Right Track.