Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo telah menggambarkan pencapaian luar biasa dalam pembangunan selama seperempat abad perjalanan provinsi tersebut.
Dalam Rapat Paripurna peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25, DPRD menyoroti keberhasilan daerah dalam menekan angka kemiskinan dan mencatat peningkatan yang signifikan pada indikator ekonomi makro.
Ketua DPRD, Idrus Thomas Mopili, memaparkan sejumlah indikator kemajuan yang telah diraih oleh Gorontalo, dengan keyakinan bahwa angka-angka tersebut mencerminkan pertumbuhan yang stabil dan positif.
Laporan DPRD menyoroti lonjakan tajam pada indikator keuangan dan kesejahteraan masyarakat:
1. **APBD Melonjak 11 Kali Lipat:** Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Gorontalo mengalami kenaikan yang luar biasa. Mulai dari Rp150,6 miliar pada tahun 2002, APBD kini telah mencapai Rp1,75 triliun pada tahun 2025.
2. **Penurunan Kemiskinan Subtansial:** Angka kemiskinan berhasil diturunkan secara drastis dari 71,48% pada tahun 2001 menjadi 13,24% pada tahun 2025 (berdasarkan data BPS).
3. **PDRB dan Pertumbuhan Ekonomi:** Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita meningkat pesat dari Rp2,8 juta (2003) menjadi Rp44,43 juta (2024). Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang stabil positif, mencapai 5,49% pada Triwulan III Tahun 2025.
4. **Indeks Pembangunan Manusia (IPM):** IPM terus menunjukkan peningkatan, naik dari 64,13 pada tahun 2002 menjadi 72,62 pada tahun 2025.
DPRD Gorontalo menegaskan peran pentingnya sebagai mitra pemerintah dalam mempercepat pembangunan. Selama tahun 2025, dewan telah aktif menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui 16 kali penyampaian aspirasi dan sekitar 50 kali rapat dengar pendapat.
Dalam fungsi legislasi dan pengawasan, dewan telah membentuk dua Panitia Khusus (Pansus) penting:
1. **Pansus Permasalahan Perkebunan Kelapa Sawit** (telah menyerahkan rekomendasi).
2. **Pansus Pertambangan** (rekomendasi akan disampaikan pada 8 Desember 2025).
Pada akhir laporan, Ketua DPRD Idrus Thomas Mopili menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi positif bagi Gorontalo.
Sementara itu, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menegaskan bahwa agenda pembangunan Provinsi akan terus diselaraskan dengan agenda nasional, terutama dalam percepatan pelaksanaan program makanan bergizi gratis, Ketahanan Pangan, dan percepatan pembentukan koperasi merah putih.
Ketua DPRD menambahkan bahwa dewan akan terus mendukung kinerja Pemerintah Provinsi dalam mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.