Kabupaten Gorontalo, 21 Juni 2026 – Pentadio Resort kembali menjadi pusat keramaian pada hari Minggu (21/6/2026). Lonjakan pengunjung terjadi sejak siang hari, didorong oleh libur akhir pekan sekaligus kehadiran rombongan peserta PENAS (Pekan Nasional Tani Nelayan) yang turut meramaikan kawasan wisata terpadu tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari petugas penjaga loket Pentadio Resort, hari ini diperkirakan sudah ada sekitar 5.000-an pengunjung yang keluar masuk kawasan resor. “Pengunjung Mulai rame sejak siang hari .

Kepadatan itu terlihat jelas dari jalur akses masuk. Pantauan jurnalis Himpunan di lapangan menunjukkan bahwa arus lalu lintas di depan pintu gerbang utama Pentadio Resort mengalami kemacetan cukup panjang. Ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa mengantre perlahan untuk mendapatkan tempat parkir, mengular hingga ke bahu jalan utama.
Memasuki area di dalam resor, suasana semakin semarak. Taman hijau, spot kucing interaktif, hingga kolam air panas alami yang menjadi ikon khas Pentadio terlihat dipadati wisatawan dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga, anak muda, hingga komunitas.
Yang menarik perhatian, tampak pula sejumlah peserta PENAS yang tengah menikmati rangkaian kegiatan wisata di area tersebut. Mereka terlihat asyik mencicipi aneka sajian kuliner khas yang tersedia di makanan UMKM, merendam badan di kolam air panas geotermal yang menyegarkan setelah seharian beraktivitas, serta tak ketinggalan berfoto ria di spot kucing raksasa yang kini menjadi primadona baru bagi pengunjung.

“Suasana di sini sangat ramai dan seru. Kami sengaja mampir untuk kulineran dan mencoba air panas alaminya setelah mengikuti agenda PENAS.
Padatnya kunjungan ini menjadi indikasi positif bagi pemulihan sektor pariwisata Gorontalo. Meski demikian, pihak pengelola Pentadio Resort diimbau untuk terus melakukan pengaturan kapasitas dan rekayasa lalu lintas agar kenyamanan serta keamanan seluruh pengunjung, termasuk para tamu undangan PENAS, tetap terjaga selama masa liburan panjang ini.

Liputan: dulwahab