GORONTALO – Jelang gelaran akbar Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan ke-17, Kementerian Pertanian RI tak main-main. Tim pusat langsung terjun ke lokasi untuk memastikan kesiapan Kabupaten Gorontalo sebagai tuan rumah, Rabu (28/1/2025).
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI, Idha Widi Arsanti, bersama Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian RI, Made NGR Kuswandana, memimpin langsung peninjauan tersebut. Mereka didampingi Wagub Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie dan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi.
Rombongan bergerak menyisir sejumlah titik strategis. Mulai dari Gorr David–Tony yang bakal jadi lokasi pembukaan, Taman Budaya Limboto untuk gelar budaya, hingga homestay warga yang disiapkan buat akomodasi peserta. Total, ajang ini ditargetkan bakal dihadiri sekitar 30 ribu peserta dari seluruh penjuru Indonesia.
“Jumlah peserta yang besar tentu butuh kesiapan matang, mulai dari pengaturan lalu lintas, keamanan, hingga kenyamanan peserta,” ujar Idha Widi Arsanti.
Tak cuma soal teknis acara, aspek kebersihan dan layanan kesehatan juga jadi sorotan. “Akses ke fasilitas kesehatan harus dipastikan oke, biar cepat tertangani kalau ada kondisi darurat,” sambungnya.
Yang bikin salut, Kementan RI ngacungin jempol buat inisiatif pemerintah daerah yang menyiapkan homestay sebagai akomodasi. “Ini keren banget, selain ngasih kenyamanan buat peserta, juga jadi berkah ekonomi buat warga lokal,” puji Idha.
Soal dukungan pusat, Idha menegaskan pihaknya bakal terus kawal koordinasi, termasuk soal anggaran dan ajak investor serta pemangku kepentingan lain buat meramaikan.
Nah, yang bikin PENAS kali ini makin penting, ajang ini bakal jadi momen strategis buat ngegas program swasembada pangan nasional. Mulai dari swasembada padi dan beras berkelanjutan, inovasi teknologi pertanian, hingga penguatan komoditas jagung, bawang putih, dan kedelai.
Pemprov Gorontalo sendiri udah nyiapin diri buat sinergi maksimal dengan pusat dan kabupaten. Targetnya satu: PENAS ke-17 sukses, aman, dan bikin sektor pertanian serta ekonomi daerah makin moncer!