Gorontalo – Suasana kekeluargaan dan kebersamaan mewarnai pertemuan antara Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rachmat Gobel, dengan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, di Rumah Dinas Gubernur, Jumat (13/3/2026). Momentum bulan suci Ramadan 1446 H menjadi latar penuh berkah bagi agenda silaturahim sekaligus diskusi strategis tentang pembangunan Gorontalo.
Bagi Rachmat Gobel, momen di bulan penuh ampunan ini tidak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga menjadi ruang untuk bertukar pikiran mengenai berbagai langkah konkret dalam memajukan Bumi Serambi Madinah.
“Alhamdulillah, di bulan yang suci ini kita bisa bersilaturahim sekaligus berdiskusi tentang berbagai hal yang berkaitan dengan masa depan Gorontalo. Komunikasi yang erat seperti ini sangat penting agar langkah pembangunan daerah bisa berjalan seiring dengan pengoptimalan potensi lokal yang kita miliki,” ujar Gobel dengan penuh rasa syukur.
Dalam pandangannya, Gorontalo dianugerahi potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, peternakan, hingga pariwisata dan ekonomi kerakyatan berbasis desa. Ia menegaskan perlunya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah agar potensi tersebut dapat memberikan keberkahan nyata bagi masyarakat.
“Yang paling utama adalah bagaimana kita bersama-sama mengelola potensi ini dengan baik, jujur, dan amanah, sehingga hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Saya, Insya Allah, akan terus mendorong dan mendukung setiap upaya yang membawa kemajuan bagi Gorontalo,” tambahnya.
Diskusi yang berlangsung penuh kehangatan itu turut menyentuh sejumlah program strategis, seperti pengembangan wisata unggulan di Kabupaten Gorontalo, revitalisasi desa produktif melalui program percontohan, hingga optimalisasi sektor peternakan yang dinilai memiliki prospek cerah bagi perekonomian umat.
Sementara itu, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengapresiasi kunjungan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pertemuan itu turut membahas arah kebijakan pembangunan daerah ke depan, termasuk isu-isu aktual seperti ketersediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Gorontalo.
“Kami juga membahas dukungan dari Pak Rachmat Gobel untuk rencana penyelenggaraan pertemuan nasional petani dan nelayan yang insya Allah akan digelar di Limboto. Ini menjadi momentum penting bagi kita untuk memperjuangkan hak-hak petani dan nelayan,” jelas Gusnar.
Tak hanya itu, pengembangan sektor peternakan sapi menjadi sorotan utama. Rencananya, sektor ini akan diintegrasikan dengan pengembangan kawasan ekonomi di Pelabuhan Anggrek.
“Pengembangan ternak sapi ini akan memanfaatkan ekosistem yang kita bangun di kawasan Pelabuhan Anggrek. Kawasan itu akan kita kembangkan dengan konsep gotong royong dan kebersamaan agar mampu menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi Gorontalo yang berkeadilan,” tandasnya.