GORONTALO – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail kembali melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Pelantikan yang digelar di halaman Rumah Jabatan Gubernor pada Kamis (29/1/2026) ini menyasar pejabat administrator (Eselon III) dan pejabat pengawas (Eselon IV) sebagai bagian dari pemenuhan struktur organisasi pasca perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).
Sebanyak 268 pejabat resmi dilantik, terdiri dari 132 pejabat administrator dan 136 pejabat pengawas. Prosesi pengambilan sumpah ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mengisi posisi-posisi kunci yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan jalannya roda pemerintahan sesuai dengan SOTK yang baru.
Dalam sambutannya, Gubernur Gusnar Ismail menegaskan bahwa secara kedudukan, seluruh perangkat jabatan yang dilantik memiliki posisi yang setara di mata masyarakat. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa faktor pembeda yang signifikan terletak pada kualitas kinerja masing-masing pejabat.
Kepala daerah juga menyampaikan bahwa dinamika birokrasi meniscayakan adanya pergeseran dan penyesuaian jabatan dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, ia berpesan agar para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja secara optimal pada posisinya saat ini dan tetap optimis menghadapi pengembangan karier ke depan.
“Bekerjalah dengan posisi yang sudah ditetapkan sekarang dan optimismelah karena pengembangan karir akan berkembang dengan baik karena kita menggunakan sistem manajemen talenta,” pesan Gusnar di hadapan para pejabat yang dilantik.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya kesiapan para pejabat Eselon III dan IV untuk sewaktu-waktu dibutuhkan dalam percepatan pelayanan publik. Ia menginstruksikan agar pasca pelantikan ini, seluruh pejabat segera berkoordinasi dengan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing.
Lebih lanjut, Gusnar mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan digelar pertemuan bersama Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah (Sekda), serta para pimpinan OPD. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memaparkan target dan capaian yang harus direalisasikan oleh para pejabat administrator dan pengawas, terutama dalam menghadapi keterbatasan anggaran serta menjawab tuntutan masyarakat.
“Ke depan saya bersama Ibu Wagub, Pak Sekda, dan asisten akan mengundang pimpinan OPD bersama anda sebagai pejabat administrator dan pengawasnya untuk memaparkan, apa yang harus anda lakukan dan capai di organisasi anda dengan keterbatasan anggaran yang ada sekarang, dan apa kreativitas anda menghadapi tuntutan masyarakat sekarang. Ini saya tekankan kembali karena pengambilan keputusan pimpinan tidak lepas dari pemikiran dan saran yang anda sampaikan,” tutup Gusnar.