GORONTALO, 25 Februari 2026 — Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Provinsi Gorontalo memastikan kesiapan transportasi bagi masyarakat yang akan bepergian ke kampung halaman. Kepastian ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu yang dipimpin Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, di Ruang Huyula Kantor Gubernur, Selasa (24/2/2026).
Tak hanya memastikan kelancaran operasional, kabar gembira datang dari sejumlah maskapai penerbangan dan perusahaan pelayaran yang berkomitmen memberikan diskon tiket. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga yang hendak mudik.
Dalam rapat tersebut, perwakilan Lion Group memaparkan kesiapan dua maskapainya, Batik Air dan Lion Air, dalam melayani arus mudik dan balik. Kabar baik lainnya, direncanakan penambahan rute Gorontalo–Manado pergi pulang yang mulai beroperasi pada 10 Maret 2026, menunggu izin operasional. Rute tambahan ini dijadwalkan berlangsung selama Maret hingga periode Lebaran.
Menanggapi hal itu, Idah berharap rute tersebut tidak hanya bersifat musiman.
“Namun rute tambahan ini hanya sampai periode Lebaran. Mudah-mudahan ke depan bisa terus berlanjut,” ujarnya dengan penuh harap.
Lion Group juga memberikan diskon tiket hingga kisaran 20 persen, menyesuaikan kelas dan harga tiket yang tersedia. Untuk kapasitas, Lion Group menyiapkan armada dengan konfigurasi 219 dan 149 kursi, sementara Batik Air menyediakan 168 dan 158 kursi. Masyarakat juga didorong memanfaatkan aplikasi resmi pemesanan tiket untuk mendapatkan harga kompetitif, layanan check-in online, serta berbagai promo tambahan di sejumlah bandara besar.
Tak ketinggalan, Garuda Indonesia turut memberikan keringanan dengan diskon tiket berkisar 11 hingga 20 persen selama periode angkutan Lebaran. Saat ini, Garuda Indonesia melayani empat kali penerbangan dari dan ke Gorontalo setiap pekan, yakni setiap Sabtu, Minggu, Senin, dan Rabu, dengan penyesuaian jadwal operasional menjelang Lebaran. Harga tiket Garuda Indonesia berada pada kisaran Rp2.000.000 hingga Rp2.500.000 untuk sekali perjalanan, dengan diskon tetap diberikan sesuai kebijakan yang berlaku.
Selain angkutan udara, kabar gembira juga datang dari sektor transportasi laut. PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) memberikan potongan harga tiket hingga 30 persen selama periode mudik Lebaran. Kebijakan ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat yang memilih moda transportasi laut.
“Ini tentu menjadi kabar baik. Garuda Indonesia dan Lion Air menawarkan diskon tiket angkutan Lebaran sekitar 10 hingga 20 persen, sementara PELNI hingga 30 persen. Kebijakan ini kami harapkan dapat meringankan beban biaya perjalanan masyarakat Provinsi Gorontalo selama masa mudik dan arus balik,” papar Idah dengan lega.
Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya satu, memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan masyarakat selama periode angkutan Lebaran 2026, sehingga momen berkumpul bersama keluarga dapat dirayakan dengan penuh suka cita.