Editorial:
GORONTALO – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo mengawali kinerjanya dengan menggelar Rapat dengar Pendapat (RDP) perdana bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Gorontalo. RDP yang berfokus pada evaluasi dan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ini berlangsung pada Selasa (20/1/2025).
Rapat Dengar pendapat ini dipimpin secara langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto.

hadir dalam RDP ini Kepala Bapenda Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, beserta seluruh jajaran pejabat eselon di lingkungan Bapenda.
Dalam sambutannya, Mikson Yapanto menegaskan bahwa rapat ini merupakan langkah awal sinergi antara fungsi pengawasan DPRD dan eksekutif dalam mengelola keuangan daerah. Komisi II yang membidangi ekonomi dan keuangan menyoroti pentingnya optimalisasi pendapatan daerah untuk mendukung seluruh program pembangunan.

Harapannya sangat besar dengan kehadiran dan komitmen Bapenda. Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan kunci utama. Ketika PAD meningkat, kemampuan daerah untuk membiayai pembangunan, melayani masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi akan semakin kuat. Ini dapat membawa ekonomi Provinsi Gorontalo melangkah lebih maju,
Kepala Bapenda Danial Ibrahim menyampaikan paparan mengenai realisasi PAD tahun sebelumnya, tantangan yang dihadapi, serta sejumlah strategi dan program inovatif yang telah dan akan dijalankan untuk meningkatkan kontribusi PAD. Langkah-langkah tersebut mencakup intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah, retribusi daerah, serta optimalisasi pengelolaan kekayaan daerah dan Kolaborasi antar instansi dan ormas.
Ketua Komisi II, Mikson Yapanto, mengungkapkan optimismenya terhadap kemampuan Bapenda. “Kami optimis bahwa Bapenda, di bawah pimpinan Pak Danial dan didukung oleh SDM yang kompeten, dapat menaikkan PAD Provinsi Gorontalo secara signifikan.
RDP ditutup dengan sejumlah rekomendasi dan komitmen untuk pertemuan tindak lanjut, guna memastikan seluruh rencana peningkatan PAD dapat diimplementasikan secara konkret dan terukur.