Gorontalo, 25 desember 2025. Pernyataan Wali Kota Gorontalo yang memprotes Pemerintah Provinsi Gorontalo terkait lambannya penyerahan hasil evaluasi anggaran menuai respons dari juru bicara gubernur gorontalo. Dr. Alvian Mato, menilai protes tersebut tidak relevan.
Menurut Alvian, evaluasi realisasi anggaran pemerintah daerah dilakukan secara rutin setiap bulan oleh Kementerian Dalam Negeri, sehingga prosedur yang dipersoalkan merupakan mekanisme yang sama-sama diawasi oleh pemerintah pusat dan di ketahui oleh pemerintah daerah.
“Daripada memprotes hal yang bersifat prosedural dan diawasi langsung oleh pemerintah pusat, sebaiknya wali kota fokus memperbaiki kinerja,” kata Alvian,
Ia menambahkan walikota gorontalo sebaiknya lebih meningkatkan kinerja dan mengurangi suara suara yang tidak penting untuk pembangunan daerah.
Ia menegaskan, kinerja pendapatan Pemerintah Kota Gorontalo tahun 2025 tergolong rendah secara nasional. Berdasarkan data realisasi pendapatan APBD kabupaten/kota se-Indonesia tahun 2025, Kota Gorontalo hanya mencapai 80,99 persen.
“Angka itu mencerminkan kinerja yang belum maksimal. Yang dibutuhkan adalah introspeksi dan retrospeksi, serta perbaikan penyerapan anggaran ke depan,” ujarnya.