Dalam acara Rapat Paripurna yang diadakan untuk merayakan Hari Ulang Tahun ke-25 Provinsi Gorontalo pada Jumat, 5 Desember 2025, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti isu penting terkait pengelolaan sumber daya alam, menjadi sorotan utama yang diangkat dalam momen bersejarah tersebut.
Manaf A. Hamzah, Ketua Fraksi PKS, dengan sikap yang tegas, menyoroti permasalahan tata kelola pertambangan sebagai fokus utama yang harus mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Gorontalo ke depan.
Manaf menekankan pentingnya mengelola dengan bijak potensi sumber daya alam emas dan mineral yang berlimpah di Gorontalo, dengan mematuhi regulasi yang berlaku serta menghindari praktik ilegal yang merugikan.
“Dari Fraksi PKS, kami ingin menegaskan urgensi tata kelola pertambangan, itulah yang menjadi inti dari perhatian kami,” ujar Manaf, sambil menegaskan bahwa sejak awal pembentukan Pansus, mereka telah menuntut perlunya penataan tata kelola pertambangan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku tanpa ada penyimpangan.
Dalam kesadaran akan ancaman bencana alam, Manaf memperingatkan agar Pemerintah Provinsi Gorontalo tidak terbuai oleh potensi besar emas sehingga melupakan risiko yang mungkin terjadi.
Dengan merujuk pada bencana banjir dan longsor di Sumatera sebagai pelajaran yang menyayat hati, Manaf menekankan, “Kejadian di Sumatera harus menjadi peringatan bagi kita semua. Meskipun Gorontalo dianugerahi dengan potensi emas dan mineral yang melimpah, kita tidak boleh lengah terhadap potensi bahaya yang mengancam.”
Baginya, pengelolaan pertambangan yang tepat adalah kunci untuk menjaga kekayaan alam agar dapat memberikan manfaat sesuai dengan kehendak Tuhan serta mensejahterakan masyarakat.
Manaf menambahkan bahwa apresiasi terhadap upaya peningkatan tata kelola tambang yang lebih baik harus diungkapkan oleh Pemerintah dan DPRD sebagai ungkapan syukur atas kelimpahan sumber daya alam di Gorontalo.
Dengan keyakinan bahwa pengelolaan yang tepat dan adil akan membawa dampak positif, Manaf optimis bahwa sektor pertambangan memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Gorontalo.
PKS berkomitmen untuk terus fokus pada kajian dan pengawasan terhadap pengelolaan tambang, sambil mengapresiasi perubahan pola pikir menuju penataan tambang yang lebih baik, terutama melalui pembentukan Pansus DPRD.